Buah naga merupakan tanaman yang tidak sulit untuk ditanam karena buah naga dapat tumbuh pada kondisi dan lingkungan yang sesuai. Dengan kondisi tersebut perlu beberapa teknik budidaya secara intensif agar bias mencapai produksi yang memuaskan baik jumlah maupun mutunya.
Adapun teknik budidaya buah naga adalah sebagai berikut :
1. PERSIAPAN PEMBIBITAN
Persiapan pembibitan dengan
Stek tanaman naga dari cabang / batang yang sudah berbuah dengan panjang 30 cm,
dipilih batang yang sehat dan tidak terkena penyakit. Perbanyakan tidak hanya
dari vegetatif tapi juga dari perbanyakan generatif (biji). Semaikan dalam
media polybag yang berisi campuran tanah, pupuk kandang dan pasir dengan
perbandingan 3 : 2 : 1 (3 tanah, 2 pupuk kandang, dan 1 pasir). Sebelum disemaikan
stek naga dipotong kerucut agar mudah ditanam. Masukkan bibit ke dalam media
sekitar 4 cm. Satu polybag hanya ditanami satu bibit dan usahakan media cukup
lembab. Bibit siap ditanam pada umur 3 bulan.
2. PERSIAPAN LAHAN
Persiapan lahan bertujuan
untuk memberikan konbdisi lingkungan yang sesuai dengan perkembangan tanaman
dan pembentukan hasil .Tanah terlebih dahulu diolah dan lapisan tanah dibolak –
balik dengan menggunakan cangkul atau hand tractor dengan tujuan agar tanah
menjadi gembur. Selanjutnya membuat bedengan dengan ukuran 1,5 m arah memanjang
dan antar bedengan dibuat parit untuk saluran air.
3. PERSIAPAN PENANAMAN
Buat
jarak tanam 2,5 m x 2m tergantung kesuburan tanah, jika tanah subur maka jarak
tanam diperlebar 2,5 m x 2,5 m. Tanah yang subur dicirikan dengan warna tanah
kehitaman, mengandung sedikit pasir dan remah jika dipegang dan tanah tidak
menggumpal. Buat lubanag tanaman dengan kedalam 60 cm dengan lebar lubang
tanaman 60 cm x 60 cm.Buat tiang beton dengan 10 cm x 10 cm, ketinggian 2,5 m
bagian atas tiang deberi ban bekas sepeda motor dengan diameter 40 cm dan
diberi besidengan arah silang dengan ukuran besi 30 cm.
4. PENANAMAN
Pada
lubang tanaman yang sudah siap diletakkan beton dengan kedalaman 50 cm dibawah
permukaan tanah, sedang diatas permukaan tanah 2 m timbun dengan tanah,
kemudian diberi pupuk yang sudah matang (kompos) 5 kg. Bibit yang sudah siap
kemudian ditanam, pada tiap-tiap penyangga ditanami 4 bibit naga yang letaknya
simetris antara satu dengan yang lain. Pada tiap-tiap beton berisi 4 tanaman
naga. Kemudian tiap 1-2 bulan diberi pupuk yang sudah matang (kompos)dengan
dosis 2- 5 kg / tanaman.
5. PEMELIHARAAN
a.
Pemupukan
Pemupukan
bertujuan untuk meningkatkan unsur hara dalam tanah. Mengenal sifat pupuk
sangat penting, hubungannya dengan kebutuhan pupuk bagi tanaman buah naga.
Unsur nitrogen (N) dibutuhkan dalam jumlah yang elbih besar pada awal masa
pertumbuhan tanaman yakni sejak tanaman m,asih muda hingga menjelang berbunga.
Ketika tanaman buah naga mendekati masa berbunga tanaman banyak membutuhkan
pupuk dengan kandungamn fosfor (P) dan kalium yang tinggi. Pupuk kandang yang
sudah matang diberikan dengan dosis 2-5 kg pertanaman, dosis pemupukan
ditingkatkan sesuai dengan pertumbuhan tanaman dan diberikan 1-2 bulan selama 3
kali periode. Selanjutnya setelah tiga periode (6 bulan), kemudian pupuk dengan
NPK berimbang (15 : 15: 15) sebanyak 2 sendok teh pertanaman. Disamping itu
bisa ditambahkan dengan pupuk mikro misal : metalik dengan konsentrasi 4 cc
perliter air, dan masing- masing tanaman 3 liter. Pada umur 6 bulan beri pupuk
hortigo kuning dan hortigo power masing-masing 0,5 sendok teh pertanaman..
Pemupukan harus dilakukan secara berkala sehingga dapat dipenuhi respon yang
cepat dari pertumbuhan buah naga.Untuk pemupukan bulan ketujuh hingga kedua
belas adalah NPK 50 gr dan Za 20 gr per bulan per tiang (tempat tanaman). Untuk
tahun berikutnya tanaman diberikan pupuk NPK 75 gr dan Za 30 gr per bulan per
tiang.
b.
Pemangkasan
Lakukan
pemangkasan baik untuk pembentukan cabang baru maupun abang produktif . Pada
umur 8–12 bulan tanaman akan berbunga. Setelah petik buah batang dipotong untuk
merangsang tunas-tunas baru. Biasanya tunas baru itu tumbuh besar dan menghadap
ke langit, biarkan tinggi turus ± 1,5 meter kemudian potong pucuk 3 meter.
Upayakan tunas baru jangan sampai lebih dari 5 tunas karena dapat mengganggu
pertumbuhan buah naga.
c.
Pengairan
d.
Pengendalian organisme pengganggu tanaman (OPT)
6.
PANEN
Buah
naga berbunga pada umur 12 bulan 18 bulan dari kuncup bunga menjadi buah siap
petik membutuhkan waktu 50- 55 hari. Buah yang sudah siap dipetik dengan cirri
warna buah merah keseluruhani atau sisik buah (tumbai) berubah warna dari hijau
menjadi kemerahan dan pada pangkal buah ditandai daun buah naga mengkerut, kemudian
buah siap dipetik. Cara pemetikan dengan menggunakan gunting stek dengan
membentuk huruf “V“. Musim panen terbesar buah naga pada bulan September hingga
maret.













Tidak ada komentar:
Posting Komentar